Warung Jerami

Seminyak memang merupakan area destinasi kuliner seperti di jalan Kunti, Seminyak yang banyak terdapat restaurant baik yang sudah lama berdiri maupun yang baru. Warung Jerami merupakan salah satu restaurant di jalan ini yang menyajikan menu international maupun Indonesia.

Restaurant yang di design furniture serba kayu dan dihias dengan foto-foto Bali pada jaman dahulu memberikan suasana warm dan artistik. Dengan iringan live acoustic music yang menemani dinner kami malam itu menambah suasana romantis.

Kami memilih 3 menu khas Indonesia malam itu, Bebek Goreng Sambal Hijau (90K) menu pertama yang kami pilih, bebek goreng crispy ini memiliki tekstur garing diluarnya dan daging yang juicy di dalamnya. Disajikan dengan 4 macam sambal yaitu sambal hijau, merah, sambal matah dan sambal embe (bawang goreng dan potongan cabai). Sayangnya sambal merah dan sambal hijau nya tidak terasa pedasnya, tapi kita bisa request untuk ditambah tingkat kepedasannya koq, tapi dimakan pakai sambal embe dan sambal matahnya juga udah mantab. Daging bebeknya sendiri juga terasa gurih, karena disini menggunakan bebek muda jadi dagingnya tidak terlalu berlemak warna dagingnya juga tidak terlalu gelap dibandingkan bebek goreng pada umumnya, emang sih ukurannya lebih kecil tapi rasanya lebih enak dan empuk dibandingkan menggunakan bebek yang sudah dewasa.

Menu lainnya yang menjadi pililhan kami hari itu adalah Ikan Masak Bambu (65K) yaitu fillet ikan kakap yang dibungkus daun pisang kemudian dibakar dalam bamboo. Aroma daun pisang, jeruk serta serai berpadu di dalam daging ikan yang lembut dengan sedikit rasa pedas yang menemani bumbu-bumbu lainnya.

Teman saya yang seorang pencinta sop buntut langsung menjatuhkan pilihannya pada Sup Buntut Goreng (50K) dengan rasa sup yang thick dan gurih lengkap dengan buntut goreng yang dibumbui dengan saus cabe, ditambah dengan jeruk nipis dan sambal yang semakin menambah cita rasa pada masakan yang satu ini.

Biasanya di beberapa restaurant yang menyajikan masakan Indonesia, saya menemukan menu nasi campur yang menonjolkan beberapa masakan khas Indonesia, dengan konsep yang kurang lebih sama disini mereka menyajikan Indonesian Platter (140K) yang terdiri dari kari ayam khas Indonesia, rendang sapi, pork ribs serta sate ayam ditemani dengan semangkuk sup.

Untuk dessert kali ini kami malah pilih menu starter mereka, tiba-tiba kami bertiga lagi mood buat makan rujak (kaya lagi ngidam aja :)), potongan-potongan buah yang dimakan dengan bumbu rujak yang asam, manis pedas ini sukses menutup dinner kami malam itu.

What do you think about this article?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s