Cuca Flavor

Front(english version) Malam itu kami menerima undangan dari Cuca Flavor, sebuah restaurant baru yang masih dalam tahap soft opening di Jimbaran, tepatnya di depan Kayumanis Jimbaran. Restaurant ini berdesign minimalis dengan mengambil inspirasi dari design Jepang. Sedikit cerita tentang restaurantnya sendiri terbagi menjadi 3 area, dining area dengan dengan design casual serta unik karena jika tamu ingin sedikit privasi tapi masih bisa melihat taman yang mengelilingi restaurant ini, bisa menutup gorden yang menggantung di sekitar meja kita (buat saya ini cukup lucu yah), kemudian kami dibawa keluar restaurant disini terdapat beberapa kursi dan meja terbuat dari rotan sintetis yang ditempatkan di taman, sehingga tamu bisa merasakan duduk di udara terbuka santai di bawah pepohonan sambil menikmati minuman, di area taman ini juga terdapat bar area salah satu minuman yang disajikan adalah Sun-gria, yang berbeda disini sangria disajikan dengan ice cube yang terbuat dari juice buah-buahan bukan dengan potongan-potongan buah. Last but not least area yang menurut saya paling menarik adalah Food Bar, disini terdapat meja panjang dengan beberapa kursi yang menghadap ke dapur yang terbuka, jadi memungkinkan tamu untuk berinteraksi dengan chef, karena posisi meja lebih tinggi dari dapur maka kita juga bisa melihat proses memasaknya, it’s really fun. Ok saya & suami pilih duduk di food bar tentunya.

Setelah kami duduk, Chef Kevin langsung menyapa dengan ramah dan menjelaskan bagian-bagian dari menu disana. Untuk yang suka bingung dengan nama-nama makanan di restaurant tidak perlu bingung disini karena nama makanan ditulis berdasakan bahan utama serta pelengkap dari masakan itu, simple kan? Cukup lihat mood kita lagi mau makan apa hari itu. Kalau mau tahu menu nya bisa di cek disini Cuca Menu. Karena makanannya berupa Tapas, jadi porsinya tidak besar sehingga memungkinkan kita untuk mencoba berbagai macam makanan.

Sebelum memulai hidangan kami diberikan complimentary Cotton Betutu, seperti cotton candy yang dibalurkan bumbu ayam betutu, saat disantap rasa pedas, asam, bercampur gurih serta bermacam rempah-rempah menyatu dan cukup membangkitkan indera pengecap kami. Ok siap menyantap hidangan kami, 3 menu pertama kami pesan Smoked Sablefish(60K), disajikan dengan beetroot yoghurt, avocado, bread crackers & wild herbs. Rasa smokey dari ikan yang lembut dengan asamnya yoghurt serta rempah-rempah yang dipakai memberikan kombinasi yang pas dan enak. Menu berikutnya BBQ Octopus (95K) dengan asian gazpacho, fresh apple, caramelizes cauliflower, coriander, potongan gurita nya sangat empuk dan saus gazpacho yang berwarna hijau nya sedikit pedas, serta wangi daun ketumbar. Kemudian makanan berikutnya kami mencoba Marinated Pulled Pork (65K), soft boilled egg, cinnamon raisin jam, charred spring onion. Umumnya ekspektasi saya saat menyantap hidangan dengan daging babi adalah rasa manis, kalau di menu ini berbeda karena rasa dagingnya asin, namun rasa manisnya didapati dari selai kayumanis & kismisnya, juga ada rasa gurih yang didapat dari kuning telur. Wah baru mulai saja lidah saya sudah sangat dimanjakan dengan berbagai macam cita rasa.

Nah mulai babak ke-2 hehe. Kami memilih Golden Snapper (80K) dengan grape ice, blended avocado, tarragon. Menu ini seperti masakan Jepang, ikannya disajikan mentah (mirip sashimi), dengan rasa agak pedas, segarnya perpaduan asam & manis dari buah anggur, serta aroma rempah-rempah yang membuat saya bisa mencium wangi segar dalam mulut saya. Menu selanjutnya Farm Chicken Chicha (60K) dengan purple grape, wing bean, red onion, lemon basil. Kalau dari tampilannya makanan ini terlihat sederhana, tapi banyak cita rasa yang dihadirkan, dengan wangi daging ayam cincang yang di grill, saya speechless dan sulit mendeskripsikan berrmacam-macam rasa yang dihadirkan disini kecuali kata enak yang selalu muncul hihi. Menu terakhir sebelum menuju dessert adalah Mushroom Puddles (50K) yaitu beras merah dengan hazelnut, pumpkin serta sage, puddles ini mirip dengan risotto, nasinya disajikan dengan gravy. Wangi dan gurihnya jamur sangat mendominan (berhubung saya suka jamur jadi menu yang ini cocok dengan saya) dikombinasikan dengan gurihnya gravy.

Hidangan terakhir adalah dessert, ini bagian yang sudah ditunggu-tunggu karena beberapa orang yang menhampiri kami bilang bahwa kami harus mencoba dessert nya, makin penasaran kan jadinya. Pilihan kami untuk dessert adalah Cocoa 8 (80K) yaitu warm dark chocolate mousse dengan homemade mint ice cream dan cocoa crouton. Saat dessert kami diantarkan, sous chef nya sempat bercerita bahwa dessert ini terinspirasi dari chocolate bar After Eight, yummy nih. Ice cream mint nya homemade dengan rasa mint yang tidak terlalu strong, just the right amount, dark chocolate mousse yang lembut serta untuk crunchy nya ada cocoa crouton, just a heavenly dessert for me. Over all dinner experience disini saya merasa dimanjakan dengan bermacam rasa dan satu kata yang mencakup semuanya ENAAAK!! Cuca Restaurant ini menggunakan semua bahan baku lokal, sehingga cita rasa yang dihadirkan juga sangat cocok untuk lidah orang Indonesia. Two thumbs up for the chef & his team.

CucaCocoa 8
Kompleks Villa Kayu Manis Jimbaran
telp: 361 708066
http://www.cucaflavor.com/

One Comment Add yours

What do you think about this article?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s